coldplay

coldplay

Jakarta, beritarokokslot.com – Coldplay kembali mengumumkan penambahan jadwal konser ‘Music of the Spheres World Tour’ 2024 di Australia dan New Zealand (Selandia Baru). Total, band asal Inggris itu akan tampil delapan hari di kedua negara tersebut. Penambahan jadwal tersebut pun menjadi angin segar bagi para penggemar Coldplay, termasuk penggemar asal Indonesia.

Diketahui, Coldplay hanya konser satu hari di Jakarta. Selain jumlah tiket yang terbatas, tidak sedikit juga penggemar yang mengalami penipuan transaksi sehingga konser di negara tetangga menjadi pilihan.

Namun, seluruh tiket konser di negara tetangga terdekat, yakni Singapura pada 23-24 Januari, 26-27 Januari, dan 30-31 Januari 2024 sudah ludes terjual. Beruntung, Coldplay “betah” konser di Australia dan Selandia Baru sehingga menjadwalkan manggung selama delapan hari di sana.

Secara rinci, Chris Martin dkk akan manggung di Australia pada 30-31 Oktober, 2-3 November, dan 6-7 November 2024, serta 13 November dan 15 November 2024 di Selandia Baru.

Beruntungnya lagi, penjualan umum baru akan berlangsung lusa, yakni Jumat, 1 Desember 2023 pukul 10.00 waktu setempat.

Perbandingan Harga Tiket Konser Coldplay di Australia, Selandia Baru, dan Jakarta

Mengutip dari laman resmi Ticketmaster sebagai pihak ketiga, tiket Coldplay ‘Music of the Spheres 2024’ Australia dibanderol seharga US$76,39 hingga US$254,65 atau sekitar Rp1,17 juta hingga Rp3,9 juta (asumsi kurs Rp15.379/US$).

Bila mengacu pada konser 2023, tiket VIP dibanderol sekitar US$441 hingga US$1.280 atau sekitar Rp6,78 juta hingga Rp19,68 juta.

Sementara itu di Selandia Baru, tiket Coldplay ‘Music of the Spheres 2024’ New Zealand dibanderol seharga US$99,90 hingga US$249,90 atau sekitar Rp1,53 juta hingga Rp3,84 juta. Namun, harga tiket VIP untuk penjualan umum masih belum dipublikasikan.

Jika dibandingkan, harga tiket konser Coldplay di Australia dan Selandia Baru lebih murah daripada di Indonesia. Harga tiket termahal untuk kategori Non-VIP di Indonesia, yakni CAT 1, masih Rp5 juta.

Tidak hanya di Australia dan Selandia Baru, harga tiket konser Coldplay di Indonesia pun masih lebih mahal jika dibandingkan dengan Singapura.

Penting juga dicatat bahwa upah minimum rata-rata di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara tersebut, sehingga disparitas harga menjadi lebih tinggi.

Tidak hanya masyarakat Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, pun mengakui bahwa harga tiket konser dan festival musik di Indonesia selama ini, terutama yang melibatkan musisi luar negeri, tergolong mahal.

Ia mengungkapkan, mahalnya harga tiket konser dipengaruhi oleh biaya pengurusan izin yang tidak murah.

“Selama ini konser harga tiketnya mahal. Betul? Betul. Ini karena biaya mengurusnya super mahal. Biaya resmi, non-resmi, dan biaya pengamanannya ini tidak fixed dan tidak transparan,” ungkap Sandi dalam Indonesia Tourism Outlook (ITO) 2024 di Jakarta, Selasa (28/11/2023).

Solusi dari Pemerintah demi Tiket Konser Murah

Demi menghilangkan rumitnya pengurusan izin, Kemenparekraf akan melakukan digitalisasi perizinan konser. Melalui digitalisasi tersebut, pihak promotor tidak akan mengalami kesulitan dan dapat mengeluarkan biaya yang lebih murah selama pengajuan izin.

“Jadi menggunakan digital, atas arahan dari pemerintah, kita mendigitalisasi. Kami berharap proses perizinan event, khususnya musik, bisa kita lakukan cepat, murah, dan tidak berbelit-belit. Sat-set,” kata Sandi.

“Jadi ini sudah kita uji cobakan. Kita akan terus memperkenalkan dan tren konser musik akan terus meningkat,” imbuhnya.

Sebagai informasi, saat ini Kemenparekraf tengah melakukan uji coba digitalisasi perizinan penyelenggaraan acara dengan menggunakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Nantinya, proses pengajuan izin penyelenggaraan acara, termasuk konser dan festival musik, akan lebih mudah karena seluruh layanan perizinan akan dilakukan di One Single Submission (OSS) yang terintegrasi dengan sistem Kepolisian RI.

4 thoughts on “Alasan Harga Tiket Coldplay di RI Lebih Mahal dari Australia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *