russia-mengincar-cina

Jakarta, Rokokslot New’s – Bak jatuh tertimpa tangga, bos Evergrande Xu Jiayin kini dilaporkan ditahan oleh polisi. Ini terjadi saat raksasa properti China tersebut tengah dalam krisis keuangan yang parah.

Menurut sumber anonim yang mengetahui hal tersebut, bos yang juga dikenal sebagai Hui Ka Yan dalam bahasa Kanton, dibawa pergi oleh pihak berwenang awal September 2023 dan sekarang berada dalam tahanan.

Menurut laporan Bloomberg yang dikutip dari AFP pada Rabu (27/9/2023), miliuner tersebut ditahan di bawah pengawasan perumahan, yang tidak berarti dia telah ditangkap atau didakwa melakukan kejahatan.

BACA : 6 Update Perang Rusia-Ukraina, Putin Kirim Pasukan Baru

Hui Ka Yan lahir pada 9 Oktober 1958 di kota pedesaan Desa Jutaigang di Kotapraja Gaoxian, yang berpusat di provinsi Henan yang terletak di China Barat.

Ayahnya berperang melawan Jepang sebagai anggota Tentara Revolusioner China, dan ibunya meninggal sebelum ulang tahun pertamanya. Hampir sepanjang hidupnya, dia dibesarkan oleh neneknya.

Di awal kehidupannya, Hui melakukan sejumlah pekerjaan yang melelahkan. Media pemerintah China melaporkan bahwa dia mengendarai traktor untuk menggali kotoran sebelum bekerja selama dua tahun di pabrik semen.

Pada titik tertentu, dia mengaku bertemu dengan seorang peramal yang berseru bahwa dia akan memiliki “mangkuk emas di masa depan”.

Akhirnya, Hui keluar dari pekerjaannya di pabrik semen dan pada akhir tahun 1970-an diterima di Institut Besi dan Baja Wuhan yang sekarang dikenal sebagai Universitas Sains dan Teknologi Wuhan.

Setelah lulus dan bekerja selama beberapa tahun di Perusahaan Besi dan Baja Wuyang, ia segera menemukan dirinya berada di jalur menuju “mangkuk emas” dengan mendirikan Grup Evergrande pada tahun 1997.

Perusahaan ini melakukan serangkaian investasi properti yang mendorongnya melakukan penawaran umum perdana senilai US$722 juta pada tahun 2009. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi China, Evergrande juga tumbuh.

BACA : 6 Update Perang Rusia-Ukraina, Putin Kirim Pasukan Baru

Pada 2018, laporan Brand Finance bahkan menempatkannya sebagai perusahaan real estat paling bernilai di dunia.

Menurut perkiraan Forbes, Hui memiliki 70% saham perusahaan, yang mendorongnya memiliki jaringan senilai hampir US$11 miliar saat itu. Jumlah ini menjadikannya orang terkaya ke-53 di dunia dan orang terkaya ke-10 di China.

Seiring bertambahnya kekayaannya, Hui berinvestasi pada pembuat mobil listrik dan membeli Klub Sepak Bola Guangzhou, salah satu tim sepak bola paling berharga dan sukses di China. Pada 2021, ia dilaporkan sempat duduk di badan penasihat politik utama China.

45 thoughts on “Sosok Bos Evergrande, Ditahan Polisi-Gemparkan Ekonomi China?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *